-->

SH-Yers Akan Di Capai Jika Dunia Bukan Lagi Hambatan.

Kontributor : Kusrini Oktaviani
Jurnalterate.com - "Ojo ketungkul marang kedonyan, kalungguhan lan kemareman" merupakan kata mutiara yang sudah termasuk ajaran baku Setia Hati Terate,  Kata mutiara tersebut berasal dari bahasa jawa yang bermakna (Jangan terlena oleh keduniawian, kedudukan/jabatan, dan juga keindahan) sebab hakikatnya hal demikian merupakan jebakan serta beban jiwa manusia dalam mengenali tuhan yang maha esa.

Landasan dasar ajaran SH Terate yakni kenal diri berbudi luhur merupakan hasil buah proses dari mengolah penundukan hawa nafsu. Baik nafsu amarah, keserakahan, ketamakan dan kebaikan yang menempel pada diri kita, untuk itu warga Setia Hati Terate di tuntut untuk selalu membersamai hawa nafsu tersebut dengan selalu bersama tuhan sang pencipta alam semesta.

Menjauhi segala larangannya dan menjalankan semua perintahnya hanya semata-mqta ingin mencari ridlo tuhan yang maha esa. Menjadi pribadi yang unggul berkaitan dengan kebaikan dan keikhlasan untuk dapat mampu bersama-sama menegakan rasa tentram "memayu rahayuning bawana" dalam masyarakat yang di tempati.

Jika semua unsur tersebut tercapai, maka pendekar yang berjiwa SH-yer atau ajaran tertinggi dalam pelajaran Setia Hati akan di capai. Menjadi manusia seutuhnya dan dekat dengan tuhan yang maha esa.

Dalam mencapai jiwa SH-yer sendiri 5 tips dalam mengolab rasa harus selalu di aplikasikan. Yaitu :

1. Dekat dengan tuhan melalui mempelajari dan juga mengamalkan semua kitab-kitabnya.
2. Selalu merabah diri sendiri di dalam kesunyian, sudah baik atau belum sosial kita kepada masyarakat kita.
3. Ahli tirakat entah tirakat mesu budi, puasa, uzlah ataupun itu yang dapat mengajak diri kita kepada rasa sadar bahwa diri kita hanyalah hambah yang lemah.
4. Membiasakan berbaur dengan orang-orang yang teduh perkataannya, ibadahnya dan jejeg lakunya dalam mengenal tuhan yang maha esa.
5. Selalu merasa bersalah dan enggan malu meminta ampun baik kepada tuhan yang maha esa dan sesama manusia jika kepribadian diri menimbulkan dan menyakiti hati orang lain.

© 2021 ‧ jurnalterate.com. All rights reserved. Made with ♥ by tdb