-->

4 Faktor Ki Hajar Hardjo Oetomo Sebagai Tokoh yang di perhitungkan oleh Penjajah.

Jurnalterate.com - Banyak yang tidak di ketahui oleh Masyarakat bahwa tokoh pendiri PSHT ini memiliki segudang prestasi dan keberhasilan karir dalam kehidupan, Sifat yang sederhana, tawadlu' dan ahli tirakat membuat Ki Hadjar Hardjo Oetomo menyandang tokoh yang di perhitungkan di masa penjajahan belanda. Berikut ini adalah bukti-bukti yang berhasil di himpun dari analisa beberapa situs dan sejarah.

1.      Kecerdasan Dalam Mengasai Ilmu Kebhatinan.

Ki Hadjar Hardjo Oetomo adalah lelaki kelahiran Madiun pada tahun 1890. Karena ketekunannya mengabdi pada gurunya, yakni Ki Ngabehi Soerodiwiryo, ia pun mendapatkan kasih berlebih dan berhasil menguasai hampir seluruh ilmu Ki Ageng Suro Dwiriyo, hingga beliau diangkat sebagai pendekar tingkat III dalam tataran ilmu Setia Hati (SH). pengangkatan tingkat III Tersebut terjadi di desa Winongo Madiun.


2.      Kecerdasan Dalam Dunia Pendidikan.

Berdasarkan Peraturan Pendidikan Dasar untuk masyarakat Hindia Belanda. Pemerintah Belanda mengeluarkan kebijakan Pendidikan pada tahun 1848, dan disempurnakan pada tahun 1892 di mana pendidikan dasar harus ada pada setiap Karesidenan, Kabupaten, Kawedanaan, pusat-pusat kerajinan dan perdagangan, atau tempat yang dianggap perlu untuk mendirikan pendidikan. Karesidenan yang ada di Jawa Timur salah satunya berada di Madiun.
Di Karesidenan Madiun Ki Hajar Harjo Utomo menjadi salah seorang guru SD tepatnya di Benteng Madiun. Menjadi seorang guru di zaman Hindia Belanda tentu tidak mudah, sejarah guru di masa itu mencatat bahwa guru harus menguasai baca, menulis dan berhitung, dan faktanya beliau sudah menguasai itu di masa tersebut.

3.      Kecerdasan Dalam Bekerja Keras.

Berkat ketekunannya dalam bekerja menjadi mantri pasar Spoor Madiun yang  ditempatkan di Mlilir, atas prestasinya dalam memenejemen alur pasar Spoor Madiun menjadikan beliau berhasil diangkat menjadi Ajund Opsioner pasar Mlilir, Dolopo, Uteran dan Pagotan. (Ajund Opsioner yang artinya penasehat)

4.      Kecerdasan dalam berdagang.

Usaha beliau dalam Memperjuangkan Kemerdekaan bukan hanya di PSHT saja sebagai pendadar pemuda madiun untuk melawan belanda. Namun beliau juga masuk ke dalam organisasi Sarekat Dagang Islam (SDI). dimana organisasi ini berperan penting dalam bidang ekonomi untuk memberi kebutuhan makanan para tokoh kemerdekaan di wilayah Karisedanan Madiun. Karena di rasa Ekonomi begitu penting dalam mencapai kemerdekaan, pencapaian Ki Hadjar Hardjo Oetomo bersama pengurus (SDI) meminta bekerja sama kepada Keraton Solo agar rempah-rempah yang berasal dari Madiun bisa di perdagangkan di wilayah keraton.

© 2021 ‧ jurnalterate.com. All rights reserved. Made with ♥ by tdb