4 Alasan perbuatan Korlap yang tidak pantas di miliki Insan Setia Hati Terate.
jurnalterate.com - Jargon "Nyawiji" Memang sepertinya sangat berguna untuk membuat nyaman anggota Psht 1922 Indonesia dan Korlap pimpinan mantan anggota Sh Terate Zakaria Cs untuk bebas menggunakan panji dan atribut Sh Terate. Pasalnya jargon dan kampanye itu hampir tidak ada berhentinya, setiap hari anggota Korlap dan pengikutnya mengkampanyekan jargon tersebut.
kata "Nyawiji" yang seharusnya di gunakan dalam menempa diri untuk mengolah rasa, kini di tafsirkan oleh Kelompok di luar Sh Terate sebagai gerakan politik untuk menganulir massa yang sudah menjadi anggota Sh Terate.
Korlap tidak bisa kembali ke Sh Terate di karenakan 4 alasan yang fatal dan tidak seharusnya dimiliki insan Setia hati Terate :
1. KORLAP Komunitas PSHT-1922 Indonesia.
Sh Terate dan Psht-1922 Indonesia adalah organisasi yang berbeda, sama halnya dengan Sedulur Tunggal Guru bintang 9 yang baru-baru ini muncul. Secara keilmuan dan tata cara pengesahan memang dulunya sama, Namun setelah keluar dan melenceng dari prinsip (Mangro Tingal), maka secara otomatis keberadaannya sebagai warga dan anggota Sh Terate telah Hilang.
2. Manuver Korlap Mengancam rasa persaudaraan.
Siapa yang tidak kenal dengan Korlap di wilayah Madiun, Ngawi, khususnya di magetan. Berawal dari Zakaria yang mencalonkan diri Sebagai DPR Fraksi Golkar, Korlap adalah pijakan dalam berkampanye untuk meraup suara di dalam tubuh Sh Terate. Dengan bermodal embel-embel "Persaudaraan" Zakaria berhasil menumbangkan pesaingnya di dapil 5 Magetan. Bukan hanya itu, Korlap dengan sengaja pada tanggal 20 Maret 2019 dengan jelas-jelas memukul dan mengeroyok suadara-saudara Sh Terate di Padepokan Agung Madiun.
3. Korlap bukan anggota administrasi Sh Terate yang sah.
SH Terate adalah suatu wadah yang istimewa, Dimana Sifat paguron sebagai pembentuk karakter berbudi luhur dengan menghormati yang lebih tua dan menghargai yang lebih muda (Mas Letting & Adik Letting). Di samping itu, sebagai penguat perdaban zaman, Sh Terate juga menggunakan Sistem organisasi untuk mengatur setiap anggotanya agar patuh administrasi seperti pengisian formulir pendaftaran dan nomor induk yang terakui oleh organisasi dan di ketahui oleh negara.
4. Secara kebathinan, Korlap dan pengikutnya bukan anggota Sh Terate.
Kebathinan dalam Sh Terate merupakan materi ke 5 dalam panca dasar Ajaran, dimana memepercayai hal ghoib yang tak kasat mata juga salah satu bentuk keimanan dalam beragama, Seperti islam yang harus mempercayai allah dan malaikat yang bersifat ghoib, Agama kristen yang harus mempercayai Roh Kudus yang juga bersifat tak kasat mata dan juga lain sebagainya. Dalam poin ini, Korlap telah mencidrai kebathinan Sh Terate dengan mengolok-ngolok pimpinan Pusat Sh Terate, dimana kejadian ghoib bisa saja di alami oleh manusia yang benar-benar dekat dengan tuhan yang maha esa.