MIJIL the "pamong" who guides human behavior in doing good and being virtuous.
jurnalterate.com - Mijil is a life advice in the Walisongo era which is defined as a newborn baby or someone who wants to change for the better. Under the conditions at that time the community still desperately needed advice, direction and protection. Therefore, "mijil" was created as a solution to become a protector and also an advisor to change the order and ethics that are far from being polite to fellow creatures. Some of the beliefs of the people around the tomb of Raden Mas Ja'far Shodiq or who we know as Sunan Kudus the creator of "Mijil", Mijil is a creature who will remind us when there will be danger or give opinions when we choose a good or bad case. Mijil himself in Sh Terate is interpreted as (Nini Among/Kiki Among) which is a creature created by God, serving as the guardian of our souls and bodies both in socializing with fellow humans or from supernatural beings (Syaithon and Jin) who intend to harm us. In the content of "Mijil", the Islamic community, especially Javanese Islam, strongly believes that this practice has the meaning of values and ethics that can be used as life guidelines. Good for leading a peaceful life to reach the path of the pleasure of God Almighty.
Mijil adalah sebuah nasehat kehidupan di era walisongo yang diartikan sebagai bayi yang baru lahir atau seseorang yang ingin berubah menjadi lebih baik. Dalam kondisi pada masa itu masyarakat masih sangat membutuhkan nasehat, arahan dan juga perlindungan. Maka dari itu, diciptakan "mijil" sebagai solusi untuk menajadi pelindung dan juga penasehat untuk merubah tatanan dan etika yang jauh dari jalan sopan santun kepada sesama makhluk.
Beberapa kepercayaan masyarakat di sekitar makam Raden Mas Ja’far Shodiq atau yang kita kenal dengan nama Sunan Kudus pencipta "Mijil", Mijil merupakan sesosok makhluk yang akan mengingatkan kita saat akan ada marabahaya atau pemberi pendapat saat kita memilih suatu perkara baik dan buruk.
Mijil sendiri dalam Sh Terate di artikan sebagai (Nini Among/Kiki Among) yaitu makhluk yang di ciptakan tuhan, bertugas sebagai penjaga jiwa dan raga kita baik dalam bersosial dengan sesama manusia ataupun dari makhluk ghoib (Syaithon dan Jin) yang berniat untuk mencelakakan kita.
Dalam isi "Mijil", masyarakat islam khususnya islam Jawa sangat mempercayai bahwa laku ini mempunyai makna tata nilai dan etika yang bisa digunakan sebagai tuntunan hidup. Baik untuk menuju kehidupan yang tentram untuk mencapai jalan keridloan tuhan yang maha esa.