-->

(1 Yohanes 4:7-8) : Persaudaraan yang kekal dan abadi berasal dari Hati, tempat Tuhan bersinggahsana.

jurnalterate.com - Ibrani 13:1-3 "Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat." Ibrani 13:2

Elemen terpenting dalam kehidupan seorang adalah percaya pada kasih (Cinta) sebab  "Cinta itu berasal dari Allah (Tempat Tuhan Bersinggahsana);  dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.  Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih." (1 Yohanes 4:7-8).  Secara tegas Tuhan memberikan perintah utama kepada kita yaitu saling memberikan cint kasih, hamat menghamati sesama insan manusia dengan segenap hati, jiwa dan akal yang berbudi luhur. (Matius 22:37-39).

Ayat nas di atas menyinggung tentang Cinta kasih terhadap sesama. Cinta kasih terhadap sesama harus dibuktikan melalui tindakan nyata, bukan hanya slogan. Cinta Kasih berarti memberi; ketika kita rela melepaskan apa yang ada di tangan kita, Tuhan akan rela pula melepaskan apa yang ada di tangannya untuk kita. Maka dari itu Tuhan memberikan penekanan agar Cinta kasih yang terbingkai dengan rasa Persaudaraan itu semakin nyata dalam kehidupan orang yang beriman. Dikatakan,  "Peliharalah kasih persaudaraan!" (Ibrani 13:1).  Apakah wujud Cinta kasih persaudaraan itu? Salah satunya adalah memberikan tumpangan kepada orang lain yang membutuhkan pertolongan.  Alkitab menyatakan bahwa orang yang suka memberi tumpangan (Saling berbagi baik suka maupun duka) sama seperti sedang menjamu malaikat-malaikat sorga.

Tuhan menghendaki kita menyatakan kasih kepada orang-orang di sekitar dan harus dipraktekkan atau diwujudkan.  Ketika kita berbuat baik:  memberi makan orang lapar, memberi minum orang yang haus, memberi tumpangan, memberi pakaian, melawat dan mengunjungi orang yang menderita, sama artinya kita melakukan itu semua untuk Tuhan.  Tertulis:  "segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku."  (Matius 25:40).  

Jadi jangan pernah menutup mata terhadap saudara kita entah saat kita mengalami momen bahagia maupun menderita.

© 2021 ‧ jurnalterate.com. All rights reserved. Made with ♥ by tdb