Julukan Semut Ireng, Semangat Agenda Sosial & Gotong Royong Warga SH Terate.

Kontributor : Amin Subakti
Jurnalterate.com - An-Naml merupakan surat ke-27 dalam Al-Quran yang terdiri dari 93 ayat. Surah ini digolongkan sebagai surah makkiyah serta diturunkan setelah surah Asy Syu'ara. Kata An-Naml sendiri memiliki arti "Semut". Julukan bagi warga SH Terate yang melakukan kegiatan sosial dan gotong royong. Sebutan itu di berikan oleh masyarakat kepada warga SH Terate karena penilaian mereka sama seperti halnya semut yang tidak menganggu dan sukar akan kegiatan gotong royong yang di komandoi oleh salah satu penanggung jawab kegiatan semisal ketua Ranting, Cabang atau yang di tunjuk dengan tujuan melakoni "Memayu Rahayuning Bawana" Sebelum "Bali Sangkan Parining Dumadi".

Persamaan itu sebagaimana kisah yang tercantum dalam Al-Qur'an ayat 18 dan 19. Suatu ketika raja semut mengatakan kepada kawanannya untuk bersembunyi agar tidak terinjak oleh Nabi Sulaiman beserta pasukannya yang akan melintasi lembah Syam.

Tiba-tiba Sulaiman mendengar suara raja semut yang berkata kepada kawanannya:
“Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.”

Nabi Sulaiman tersenyum setelah mendengar perkataan raja semut. Nabi Sulaiman diberikan mukjizat oleh Allah SWT. untuk bisa berkomunikasi dengan bangsa jin dan hewan yang berukuran kecil sekalipun. 

Bentuk syukur dari rasa (Narimo ing pandum) akan sebuah anugerah yang dimiliknya, Nabi Sulaiman lantas bersyukur dalam bentuk berdoa kepada Allah :
"Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmatmu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridai dan masukkanlah aku dengan rahmatmu ke dalam golongan hamba-hambamu yang saleh."

Melalui doa itu, Nabi Sulaiman meminta kebahagiaan yang abadi di akhirat nanti. Nabi Sulaiman menyadari bahwa kebahagiaan duniawi sifatnya sementara (Berjalan sampai batas, Berlayar sampai Pulau; Sak dedeg Sak Pengawe).