Sumber Mata Air Gunung Ratu, Ibunda Maha Patih Gajah Mada Yang Mampu Menghantarkan Nusantara Menguasai Separuh Bumi Menjadi Pilihan Cabang Lamongan Untuk Pusat Madiun.

Jurnalterate.com - Dewi Andongsari atau lebih di kenal Ratu Andongsari Merupakan ibu kandung dari mahapati gajah mada, satu-satunya shenopati yang mampu membawa Kerajaan Majapahit melebarkan sayapnya di bidang perpolitikan dan perdagangan separuh belahan bumi. Membawa pengaruh baik kultur dan budaya ciri khas nusantara untuk mengenalkan identitas Negara.

Di makamkan di Cancing Ngimbang Lamongan Jawa Timur, daerah tersebut terkenal dengan istilah makam Gunung Ratu yang nantinya akan di ambil airnya oleh SH Terate Cabang Lamongan untuk di satu-kumpulkan ke Pusat Madiun.

Menurut masyarakat sekitar, ada 7 sumber mata air yang berhubungan lekat dengan masa kecil maha pati gajah mada. 7 sumber mata air tersebut tentunya berfungsi sebagai sumber keberlangsungan hidup mahapati gajah mada dan eyang ratu andongsari, mulai dari mandi, minum, dan kebutuhan utama dalam menjalani keseharian.

Baca juga :

Salah satu sumber yang relatif memiliki hubungan dekat adalah Sendang Sidowayah, menurut sumber refrensi Tokoh Masyarakat Blawi Ngimbang Lamongan nama Sidowayah di ambil dari paman Permaisuri Andongsari yang saat ini banyak di pergunakan masyarakat luar daerah sebagai ikhtiar Doa kepada Sang Pencipta.
"Sidowayah sendiri di ambil dari nama Paman ibunda Ratu, jadi secara keseharian dan persamaan sifat manusia, tentunya Maha Pati Gajah Mada juga menghabiskan masa kecilnya di sini" Jelas Kepala Dusun Blawi sekaligus ketua paguyuban makam gunung ratu.

Masyarakat Lamongan sendiri tidak heran jika bupati pertamanya Raden Ronggohadi berasal dari lereng Gunung Ratu, mungkin sedikit banyak mendapat keberkahan dari leluhur Bangsa Nusantara.
"Iya, bupati pertama memang orang Cancing, sebelah desa kami. Di sini ada 7 Sumber yang saling terkait, namun biasanya sendang sidowayah sebagai rujukan pertama dalam meminta doa yakni air sebagai media atau perantaranya" Tutupnya.