Reses Tahap II Tahun 2022, Ketua DPR-D Kabupaten Nganjuk Serap Aspirasi Rakyat Di Daerah Pemilihan 1.

Kontributor : Deny Saputra
Nganjuk - Dalam satu tahun sidang, waktu kerja DPR Daerah dibagi menjadi 3 (tiga) masa persidangan. Dimana setiap masa persidangan terdiri dari masa sidang dan masa reses. Dimasa reses ini para anggota DPR-D mendapatkan kesempatan mengumpulkan warga masyarakat atau konstituennya untuk menyerap informasi dan aspirasi warga yang diwakilinya.

Reses sendiri merupakan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala merupakan kewajiban anggota DPR-D untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses.

Sama halnya yang di lakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Bpk. Tatit Heru Tjahjono,S.Sos yang melaksanakan reses tahap II tentang alokasi rehab bangunan ruang SD Ngumpul 1.
Dalam arahanya Bpk. Tatit Heru Tjahjono,S.Sos menegaskan harus menindak lanjuti perehaban ruang SD Ngumpul 1.
"Mohon di kawal perehaban SD 1 Ngumpul ini, sebab ruangan yang terbatas sangat mempengaruhi proses belajar-mengajar para siswa" Pinta Kepala Desa Ngumpul Ali Maksum.

Selain perehaban ruangan Sekolah. Bedah rumah juga menjadi prioritas reses tahap II yang di lakukan Bpk. Tatit Heru Tjahjono S,Sos dengan target 15 titik rumah, meskipun 1 pemilik rumah mengundurkan diri.
"Alhamdulillah sudah 2 titik rumah yang sudah terbangun tinggal 12 rumah lagi. Jadi saat ini, program bedah rumah yang berada di titik Desa Ngumpul sudah mencapai 80-90%, tinggal di Dusun Bulu, Dusun Kebun Timun dan Dusun Kedung Kajar. Target yang seharusnya 8 dusun tahun ini baru hanya 3 dusun dalam 12 titik, jadi nanti dengan rendah hati tolong di kawal program bersama ini". Imbuhnya.

Acara reses lazim di lakukan para senator untuk mengais aspirasi rakyat dan keluh kesah rakyat, di kesempatan inilah Ketua DPRD Nganjuk menyerap aspirasi.
"Apa yang di harapkan Pak Lurah kurang lebih 3 pokok tadi sudah kami catat. Tugas kami yang di percaya sebagai ketua Dpr-D akan memperjuangkan aspirasi njenengan semua. Setiap kali pembahasan apapun saya sendiri yang memimpin, berhadapan denah OPD dan anggaran daerah Kabupaten Nganjuk kurang lebih 24 Triliyun. Sedangkan pendapatan daerah Kabupaten nganjuk 370 Sekian miliar, dan itu harus di bagi 284 Desa dari 24 Kecamatan dan dinas-dinas lainnya". Terangnya.