Duetkan Seni Jaranan Mayangkoro Dan Rogo Samboyo Putro, SH Terate Cabang Kediri Kota Pusat Madiun Berhasil Menarik Animo 2.000 Masyarakat.
Kontributor : Didik Winarto
Jurnalterate.com - Penyambutan agenda satu abad telah di laksanakan di berbagai daerah, mulai dari agenda sosial, pelestarian budaya masing-masing daerah hingga basis keagamaan menjadi kegiatan yang memberi kesan SH Terate tidak bisa di bawa kemana-mana namun berada di mana-mana. Menjadi warna masyarakat dan bukti kekuasaan tuhan bahwa manusia di ciptakan atas kehendaknya.
Dari dasar kecintaan itulah, Budaya legendaris Mayangkoro dan Rogo Samboyo Putro gelar duet di acara 1 Abad SH Terate Cabang Kota Kediri Pusat Madiun. Mayangkoro merupakan kesenian jaranan yang masih asli tata cara dan pelaksanakanya saat di pagelarkan di depan Raja Ken Arok saat mempersunting Ken Dedes. Tentunya setelah pecahnya perang antara kerajaan Tumapel dan para musuhnya.
Baca juga :
Demikian juga Rogo Samboyo Putro, kesenian jaranan yang terkenal karena hampir setiap pementasanya pasti terjadi kisruh dan tawuran antara pemain dan penonton yang jahil, menurut masyarakat sekitar yang mengenal seni jaranan teraebut melakukan tindakan untuk menata unggah-ungguh dan tata krama.
2 kesenian tersebut di duetkan di Lapangan Kota Kediri (3/7/22) dengan animo masyarakat umum yang menyaksikan hampir 2.000 penonton, sebab 2 kelompok seni jaranan tersebut memang sudah melekat dan menyerap simpati dari masyarakat Kediri. Lumprah jika masyarakat umum juga sangat antusias dalam acara 1 abad SH Terate.