Kenal Diri Dengan Sang Pencipta, Kenaikan Isa Al-Masih Sebagai Pengingat Ajaran Setia Hati Terate.

KontributorAndri Julius Sadubun 
Editor : Deny Saputra
Jurnalterate.com - Makna kenaikan Yesus Kristus ke surga dalam tradisi Kristen selalu jatuh pada hari ke-40 setelah Hari Raya Paskah. Umat Kristiani dunia selalu merayakan peristiwa kenaikan tersebut di gereja-gereja termasuk di wilayah Keuskupan Agung.

Berkaitan hal itu itu, mari sejenak mengingat dalam kisah para Rasul. Kepada murid-muridnya tuhan Yesus berpesan "kamu akan menjadi saksiku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." Setelah itu Yesus pun terangkat ke surga, dengan disaksikan oleh murid-muridnya dalam keadaan tercengang.
Injil juga mencatat bahwa setelah itu, rasul-rasul Yesus kembali ke Yerusalem dari bukit Zaitun. Setelah menunggu 10 hari di Yerusalem, para murid mengalami pencurahan Roh Kudus pada hari raya Pentakosta.

Kisah Kenaikan ini, sering menjadi subjek seni nasrani sejak abad ke-9, dimana adegan Kenaikan tersebut digambarkan menjadi dua bagian pada kubah-kubah gereja, yakni bagian atas untuk pemandangan surgawi dan bagian bawah untuk pemandangan duniawi.
Dengan kenaikan Kristus ke surga, saudara-saudara Sh Terate harus tetap percaya akan mendapat jaminan menjadi warga kerajaan surga, sehingga pikiran dan hati hanya tertuju ke surga sebagai tempat persinggahan yang terakhir.

Kenaikan Yesus ke surga meneguhkan keyakinan bahwa Tuhan Yesus hidup, sehingga tidak perlu gelisah dan tawar hati dalam menghadapi segala pergumulan hidup sebagai orang Sh Terate yang beriman di bumi ini.

Kegelisahan hati yang membuat muka muram, iri hati, dendam, anakis, cemberut dan marah-marah, suatu tanda hati yang kosong, tiada damai sejahtera, dan tiada suka cita bukanlah sifat seorang Anggota Sh Terate.

Tetapi, kenaikan Yesus ke surga meniadakan kegelisahan hati orang Kristen, melenyapkan kemarahan, kedengkian dan kejahatan, sehingga orang percaya diliputi dengan sukacita yang tidak terkatakan, walaupun masih hidup di tengah-tengah dunia yang penuh dengan penderitaan.

Makna Kenaikan Yesus ke surga mengajarkan kepada kita semua untuk tidak hidup dalam kenikmatan duniawi saja, tetapi lebih memperhatikan kehidupan spiritual dan lebih lagi mendalami ke-SH-an.
Laurens Darmani, salah seorang penulis Kristen mengatakan kenaikan Yesus ke surga secara umum mengingatkan kita untuk terus memupuk rasa "Persaudaraan" tanpa memandang agama, ras, suku ataupun golongan, sadar betul bahwa semua umat beragama di dunia ini di wajibkan untuk semakin mendekatkan diri/mengenal diri kepada Tuhan sesuai ajaran Setia Hati Terate.

Warga Sh Terate pun harus menyadari bahwa bumi tempat tinggal ini hanyalah sementara, karena suatu saat nanti semua manusia juga akan meninggalkan dunia ini dan menghadap tahta pengadilan agung di alam baka nanti dimana setiap perbuatan manusia di dunia akan diperhitungkan sesuai apa yang di jalaninya saat ini (Ngunduh Wohing Pakerti).