Keroyok anggota PSHT hingga terluka parah, 2 Oknum IKS Berwarga Negara Timor Leste jadi Buron.
Perdamaian anak dalam negeri telah di patahkan oleh Oknum WNA mahasiswa IKSPI Timor Leste yang kuliah di Kota Malang.
Kronologi di himpun Tim Jurnal terate melalui admin Media Se Cab. Malang Pusat Madiun.
Sebelum adzan Maghrib (21/09/21) bermula si Korban yang bernama Kang Mas Dolof menutup warung yang dimana korban bekerja di situ setiap harinya, begitu selesai korban bergegas pulang ke kost, tiba-tiba ada segerombolan orang yang langsung Menghadang kang mas dolof lalu entah apa alasannya di kroyok sampai terluka parah.
"Memang setiap harinya mas dolof bekerja dan melintas di jalan itu". Jelas Kang Mas Bimo Perwakilan Admin Media PSHT Se-Cab. Malang Pusat Madiun.
Dalam potongan video yang beredar adalah rekaman sesudah pengroyokan. "Sebenarnya videonya itu di rekam saat aksi pengroyokan selesai, sehingga di situ hanya terlihat satu orang saja yang memukuli korban." Imbuhnya
Saat ini Korban yang berjumlah 2 orang sudah di tangani di RS Saiful Anwar dan RS Universitas Islam Malang.
Melalui saksi mata yang berada di perkomplekan Kost Mahasiswa itu pelaku yang berjumlah 7 orang sudah di temukan dan telah ditemukan barang bukti burapa sebuah mobil yang di dalamnya ada senjata tajam dari pihak oknum yang telah diamankan di Polresta Kota Malang.
"2 Pelaku masih buron, malam ini rencananya dulur-dulur malang akan menghitam, melakukan pencarian tersangka bersama pihak kepolisian, kalau perlu sampai ke desa-desa se Kota Malang" Tandas Mas Bimo.
Foto buronan :