Sh Terate tidak bisa di hancurkan dari luar maupun dalam, dan Sh Terate tidak butuh "Nyawiji" karena tidak terpecah belah.
jurnalterate.com - "Nyawiji" dalam bahasa jawa bermakna menyatu. bahasa menyatu dalam Sh Terate di gaungkan oleh kelompok Eks-PSHT agar kelompok mereka aman landai dan nyaman ketika memakai atribut Sh Terate namun cenderung dalam merekrut anggota yang sudah menjadi warga dan enggan mengembangkan/merekrut siswa dalam organisasi, bukan hanya bahasa "Nyawiji", Bahasa "Seng penting ono hati bersinar kui yo dulurku" juga bahasa yang sering di gaungkan oleh kelompok Eks-PSHT.
Sering munculnya bahasa yang nge-trend dan baru dalam organisasi membuat para warga Sh Terate condong kepada kebingungan memilih pilihan. Akhirnya sangat mudah di susupi doktrin "Persaudaraan" dan akhirnya menyalahkan Pengurus Sh Terate yang selama ini mengabdi dan mengembangkan organisasi bercorak paguron.
Mencapai usia Satu Abad tentunya tidak mudah dalam mengarungi bahtera organisasi, cobaan yang bertubi-tubi pasti datang menghampiri Sh Terate. bahkan tidak sedikit yang ingin menghancurkan Sh Terate dengan gerakan Memisahkan diri dari Sh Terate. Apakah sejak di tinggal oleh kelompok kecil Sh Terate melamban? Jawabannya adalah "tidak", Sh Terate malah semakin berkembang pesat dengan Jargonnya sendiri "Sh Terate Anti Gabungan" yang sesuai dengan jati dirinya sebagai kesatria yakni tidak membutuhkan seorang penghianat dalam berjalan yang akan memperlampat langkah dalam mengembangkan Sh Terate.
Inilah rahasia yang membuat Sh Terate bisa besar karena "Persaudaraan" yang hakiki tanpa berkampanye di dalam media sosial. Bahkan dengan segala upaya kelompok yang memusuhi sh terate selama beberapa tahun dari dalam pun akan sia-sia.