-->

PSHT dan PN di Bangsalsari Jember, Indonesia tidak merdeka jika tidak ada persatuan.

Pasca perseteruan oknum PSHT dan PAGAR NUSA yang terjadi di Bangsalsari Kab.Jember, Ketua Terate Cepat tanggap  Krasidenan Jawa Timur  harap warga PSHT tidak adigang dan adigung, hal itu di ucapkan oleh Mas Faiz Ketua Komunitas Terate Cepat Tanggap, mengingat pendiri PSHT adalah pahlawan kemerdekaan RI.
"Itu kembali ke diri sendiri, ya harusnya lebih bisa menahan diri, sebelum ada fikiran untuk bertindak pidana, orang Ki Hajar Hardjo Oetomo dulu rahasia kemenangananya sebelum melawan penjajah itu bisa menahan diri". Jelas kepada Team Jurnalis Terate.
Miris memang jika melihat perseteruan dengan sesama anak bangsa, harusnya lebih mawas diri, kalau bela diri itu di gunakan untuk mengambil hikmah, bukan untuk menunjukan kesombongannya.

"Ya, semua butuh proses, karena manusia itu berkembang menurut kodrat dan iramanya masing-masing menuju ke kesempurnaan". Jelasnya agar semua warga PSHT tetap mengingat tujuan hidup menjadi manusia berbudi luhur.
Dalam kasus yang terjadi di Bangsalsari Kab. Jember sudah di tangani oleh pihak yang berwajib,  untuk Para saudara-saudara agar tidak terprofokasi baik pihak PSHT maupun PAGAR NUSA dengan penggiringan opini mereka tidak bisa berdamai. Kita adalah anak bangsa Indonesia, sama-sama cinta perbedaan dan sama-sama cinta kebudayaan bangsa indonesia, lahir untuk merawat dan memepertahankan tanah air.
Kita mulai perdamaian itu sejak dini, mari meninggalkan cerita yang baik, dengan mewujudkan cita-cita para pendahulu.

© 2021 ‧ jurnalterate.com. All rights reserved. Made with ♥ by tdb